Iklan
Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Tuesday, 23 June 2020

Bisnis Hotspot Wifi Sistem Voucher

Bisnis Hotspot Wifi Sistem Voucher

23:41
Persiapan apa saja yang diperlukan jika kita ingin memulai usaha Hotspot Wifi Sistem Voucher? Tentu pertama yang harus ada adalah jaringan internet itu sendiri. Jika ditempat kita sudah terdapat jaringan internet seperti Indihome, Biznet, FirstMedia atau yang lain alhamdulillah, berarti kita lebih dimudahkan dalan hal pengadaan modal awal untuk bisnis ini. Ttapi jika belum ada jaringan internet di tempat kita juga tidak menjadi masalah karena kita masih bisa mendatangkannya dari tempat lain ke tempat kita. Semua masalah tentu ada jalan keluarnya.

Bagi daerah yang belum mendpat layanan langsung dari ISP kita masih bisa mengakalinya yang paling mudah dan murah adalah dengan menjadi client atau user dari penyedia wifi hotspot yang sudah ada. Berkut adalah sebuah tabel yang berisikan peralatan apa saja yang akan digunakan untuk membangun usaha hotspot sistem voucher
 
Nama Barang Harga
1. Pipa besi 250.000
2. AP Client   Ubiquiti LiteBeam M5 + POE 800.000
3. Mikrotik   RB750Gr3 plus 1.350.000
4. AP Bullet   M2 HP + POE 1.300.000
5. Antena   Omni 2,4Ghz 1.000.000
6. Kabel LAN   STP 50m 100.000

4.800.000

Dengan modal awal sekitar 5jt rupiah diarapkan bisa balik modal tidak terlalu lama. Jika dalam sehari terdapat client yang membeli voucher @3000 sebanyak 10 buah saja sebulan akan diperoleh hasil penjualan vocher 900rb rupiah. Dikurangi bayar bulanan internet dan listrik sebesar  Rp275.000 masih ada sisa Rp 625.000,- Kalau bisa 20 user aktif dalam sehari tnggal di kalikan saja 20 x @3000 x30Hari = Rp1.800.000. Lumayan Kan?

Sunday, 17 March 2013

Tips Investasi Emas Bagi Pemula

05:58

Kita memang bangsa pencinta emas. Dari sejak jaman nenek moyang kita, kerajinan emas sudah berkembang sedemikian pesatnya. Jika kita melongok ke sebuah ruangan di musium nasional, maka kita akan menemukan ruangan khusus perkembangan peradaban kerajinan emas sejak jaman nenek moyang kita.
Fisik emas yang berkilau cantik cemerlang membuatnya bertahan untuk dicintai dari generasi ke generasi. Sejak awal tahun 1980-an harga emas turun dan bertahan dalam posisi stagnan hingga awal tahun 2000’an.

Dan tahun kemarin emas mencapai harga tertingginya, dan sekarang mulai tampak tren yang menurun. Tren yang menurun inilah yang perlu kita hati-hati perhatikan.
Selain tren yang mulai turun, bagi anda yang baru mulai ingin berinvestasi emas, ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan: 
  1. Jika diniatkan untuk investasi, belilah emas batangan, dan bukan emas perhiasan. Emas perhiasan lebih mahal harganya karena saat membeli kita dikenakan ongkos biaya pembuatan. Sementara saat menjual, ongkos biaya pembuatan ini tidak lagi diperhitungkan. 
  2. Emas batangan tidak mengenal trend mode, sehingga kapan pun anda ingin menjualnya, penurunan harga akibat faktor ‘kuno’ atau ‘ketinggalan jaman’ yang dialami oleh emas perhiasaan, tidak berlaku. 
  3. Belilah emas batangan yang bersertifikat resmi. Logam mulia dari ANTAM merupakan salah satu pilihan yang baik. 
  4. Bagi pemula atau anda yang konservatif gunakanlah metode: sisihkan uang sedikit demi sedikit, lalu belikan emas. Mulailah dengan cara konvensional seperti ini. Jangan dulu ikut-ikut skema kebun emas, gadai emas maupun skema lain yang lebih kompleks. 

Untuk apa sih kita berinvestasi emas? Dalam perencanaan keuangan, emas dipakai sebagai produk investasi untuk dana darurat, karena sifatnya yang mudah ditransaksikan. Jadi kepemilikan emas disarankan sebatas jumlah dana darurat yang dibutuhkan. Selamat berinvestasi emas yang aman! 

Tuesday, 22 January 2013

Beternak Lebah Trigona Propolis, Ajaib Khasiatnya Ajaib Pula Profitnya

20:09
Salah satu obat herbal yang lagi naik daun saat ini adalah propolis. Propolis diketahui mempunyai banyak manfaat dalam proses penyembuhan penyakit. Berbagai jenis penyakit dapat disembuhkan dengan propolis baik sakit ringan hingga penyakit mematikan termasuk kanker. Propolis berasal dari bahasa Yunani yang artinya benteng pertahanan kota. Propolis adalah salah satu bahan dari hasil produksi lebah selain madu.Propolis dikumpulkan dari pucuk-pucuk tanaman yang kemudian dinamakan lem lebah. 

Ternyata peradaban manusia sudah berabad-abad mengetahui tentang manfaat propolis sebagai panacea atau obat dari segala penyakit. Termasuk majalah Trubus dalam beberapa penerbitan mengulas tentang kehebatanpropolis sebagai obat yang sangat manjur.

Bangsa Yunani kuno termasuk bangsa yang pertama kali beternak lebah untuk pengobatan. Mereka pada tahun 400 sm sudah mengembangkan lebah untuk diambil manfaatnya selain madu adalah juga propolis. Selain bangsa Yunani kuno juga bangsa Mesir kuno sudah mengenal zatpropolis sebagai obat untuk segala penyakit.


Saat ini setelah cerita kehebatanpropolis terkubur oleh waktu,propolis kembali diangkat kedalam dunia pengobatan sebagai salah satu obat herbal yang tidak diragukan lagi keampuhannya karena sudah teruji oleh waktu.

Kini banyak produsen yang memproduksi propolis ini dalam berbagai merk dan bentuk. Selain diusahakan oleh perusahaan besar, propolis juga diusahakan oleh para peternak kecil yang sudah tahu propolis dapat mendatangkan profit yang menguntungkan.

Khusus untuk produksi propolis dikenal ada beberapa jenis lebah yang dapat dibudidayakan, namun salah satu lebah yang dianggap paling cocok sebagai penghasil propolis adalah lebah dari jenis trigona spp. Lebah trigona ini dikenal asli endemik Asia yang biasa tinggal dihutan dan menghasilkan madu yang berasa asam.

Kenapa lebah trigona cocok sebagai lebah penghasil propolis karena lebah ini tidak perlu dipelihara karena terbiasa hidup dialam bebas, tidak perlu digembala karena lebah trigona tidak membutuhkan nektar & polen tanaman ia hanya membutuhkan getah tanaman yang sepanjang waktu tersedia, tidak perlu takut disengat karena lebah ini tidak mempunyai sengat, kemudahan mengembangkan koloni karena sangat mudah pemeliharaannya, lebih tinggi produksi propolisnya karena ia tidak banyak menghasilkan madu melainkanpropolis, lebih tahan penyakit dan hama karena sedikit menghasilkan madu maka tidak diincar predator untuk diambil madunya, produksi sepanjang waktu karena untuk menghasilkan propolis membutuhkan getah tanaman dimana getah itu dapat ditemukan dalam batang pohon sepanjang tahun.
Keuntungan bisnis produksi propolis dari beternak lebah trigona.
·         Modal kecil
Beternak trigona tidak membutuhkan modal besar hanya modal penyediaan belahan bambu sebagai sarang lebah dan keuntungan lainnya lebah ini tidak rewel termasuk tidak perlu menggembala lebah pada saat paceklik nektar dan polen tanaman 

·         Resiko
Kecil resiko kecil khususnya ancaman predator lebah trigona termasuk perginya lebah dari sarang yang kita sediakan.

·         Keuntungan tinggi
Bila hasil produksi lebah dalam bentuk madu dihargai Rp 20.000 – Rp 30.000, namun propolis dihargai berlipat-lipat antara Rp 100.000 – Rp 350.000 perkilonya.

Bagi yang berminat ingin mendapatkan bibit lebah trigona dapat menghubungi :
·         Bp Mamat Slamet Riyadi ST
Ds Campaga Kec Talaga, Majalengka – Jabar
Hp : 0813 2035 6127

·         Bp Nedi Gumanti
Perum Surabaya Permai No 15 rt 09/05, Kel Surabaya, sungai Serut, Bengkulu

Modal Usaha :
·         2 batang bambu @ Rp 20.000 (bisa untuk 30 bendala)   Rp  40.000
·         Tali ijuk 50 m                                                                           Rp 100.000
·         Ongkos tukang                                                                        Rp   50.000
                                                                                  Rp              190.000
Keuntungan
*Panen dari 30 bendala x 250 gr/bendala x  Rp 300.000 = 2.250.000
* Laba : 2.250.000 – 190.000 = Rp 2.060.000 / panen

Sumber: Keajaiban Propolis Trigona
DuniaUsaha.Com

Friday, 11 January 2013

99 Tanda Orang Yang Berbakat Kaya Menurut William Tanuwidjaya

99 Tanda Orang Yang Berbakat Kaya Menurut William Tanuwidjaya

20:13
Satu hal yg perlu diketahui, seseorang untuk menjadi kayak tak perlu harus jenius. Namun memang diperlukan karakter dan kualitas tertentu untuk menjadi kaya. Dibawah ini ada 99 tanda orang yang berbakat kaya, coba anda simak baik-baik apakah ada ciri-cirinya pada kita...? Kalo tidak ada sama sekali  dari semua itu berarti bakatnya jadi orang miskin...he he.
  1. Berpikir seperti layaknya orang kaya : Orang yang berbakat kaya selalu belajar berpikir dan bertindak layaknya orang kaya.
  2. Tidak berpikir konsumtif :Orang yang berbakat kaya akan selalu berpikir tentang apa yang mereka akan lakukan dengan uang agar dapat berlipat ganda.
  3. Pintar mengelola arus kas : Selalu menghitung banyak rupiah yang tersisa setelah dikurangi kebutuhan hidup yamng sifatnya mendasar.
  4. Mampu membedakan aset dan liabilitas : Mereka selalu memikirkan apakah aset2 itu menghasilkan arus kas masuk atau justru keluar.
  5. Selalu membangun intengible aset (aset non fisik ):yaitu selalu menjaga hubungan dengan relasi, teman, , jaringan, kepercayaan, cara berpikir, visi, pemikiran, keyakinan, dan otokritik.
  6. Bekerja untuk belajar, bukan demi uang : Mereka bekerja untuk orng lain sebenarnya untuk mempelajari sesuatu, biasanya mereka memepelajari sistem bisnis, bagaimana aliran uang, cara membangun jaringan relasi, dll.
  7. Sangat percaya diri : Mereka percaya akan kemampuan yg dimilikinya untuk mendapatkan kekayaan.
  8. Mengenali dirinyya dengan baik : Mereka paham potensi, potensi, kelemahan, serta karakter-karakter spesifik yang dia miliki.
  9. Memandang uang sebagai organisme : Merka menanam uang dilahan yg tepat, memeliharanya, membersihkan hamanya, dan disaat yang tepat memetik hasilnya.
  10. Tak pernah mengeluh, merasa miskin dan kekurangan
  11. Siap mental untuk menjadi kaya
  12. sangat mampu mengendalikan diri : Orang2 yang super kaya selalu menampakan mimik yang standar, senym yang bijak,dan tampaknya, well semuanya terkendali, walaupaun pasar pada saat itu sedang pora-poranda. Orang kaya sangat mampu mengendalikan diri agar sikapnya tidak dapat dibaca oelh publik.
  13. Memahami logika ” Take n Give ” :Orang kaya sangat paham dengan pameo ” There’s no free lunch “tak ada sesuatu yang gratis.
  14. Berorientasi pada proses : si kaya memikirkan nilai guna yang seperti apa untuk mendapatkan uang banyak.
  15. Mencintai perannya : orang kaya biasanya mencintai perannya dalam kehidupan bisnis dan sosial.
  16. Mempercayai prinsip reltivitas uang : Orang2 kaya telah melatih dirinya untuk tidak terkejut melihat price list atu penawaran2 apapun. semuanya kembali pada apa yang bisa didapatkan dari pengeluaran tersebut.
  17. Memhami konsep : Time value of money” : nilai lebih untuk masa depan
  18. Tak ingin bersusah payah : Jangan salah orang yang tak ingin bersusah payah bukan berarti ia malas. Kalau dia berpikir dan terus berpikir untuk menemukan sistem dan cara bekerja yang efektif dan efisien untuk mendapatkan hasil yg lebih baik, maka mereka memiliki bakat untuk menjadi kaya.
  19. kreatif : merupakan bagian terpenting dri bakat menjadi kaya. Orang kaya selalu kreatif dalam menemukan cara2 baru dalam berbisnis.
  20. Menghargai gagasan yang beroroientasi pada tindakan : Orang kaya bisa memilih ide yang menarik yg hanya sebatas ide dan yang bisa menghasilkan uang.
  21. Open mind : Orang-orang berbakat kaya sangat yakin tak ada sesuatu yang tak mungkin terjadi. mereka terus bermimpidi dan yakin mimpinya suatu saat dapat terwujud.
  22. Mampu menilai karakter orang lain : Orang-orang kaya sellau memilih staf atau karyawan yg sesuai dengan karakter dirinya.
  23. Waspada terhadap pujian : pujian bisa membuat terlena dan lupa diri, orang kaya lebih terbuka menerima kritik.
  24. Terbuka menerima kritik : orang kaya telah berlatih untuk menerima kritik setajam apapun.
  25. Mampu memahami berbagai bntuk uang : bagi orng kaya pengertian uang sangatlah luas
  26. mampu menggunakan Sumber daya orng lain : orang kaya menggunakan waktu dan tenaga orng lain bahkan uang orng lain untuk memperkaya dirinya.
  27. Tak pernah merasa puas : ketidak puasan bukan dilihat dari banyaknya uang yang telah dimiliki, tetapi cara kerja dan cara 2 bisnis yg telah di sempurnakan.
  28. mampu mendeteksi kemana uang mengalir : mereka memahami kemana uang mengalir
  29. Memahami nilai guna yang tersembunyi : orang kaya memiliki sense yang tajam terhadap berbagai macam peluang bisnis.
  30. memikirkan hal terburuk, tetapi tidak takut karenanya : Orang kaya salalu mendahului pemikirannya dari hal yag terburuk.
  31. memiliki alasan kuat untuk setiap pengeluarannya
  32. Menciptakan uang, bukan mencari uang : orang berbakat kaya selalu berpikir saluran pipa kekayaan.
  33. Tahu persis bagaimana uangnya bekerja
  34. Fokus dan spesifik : mereka tidak mau kehilangan fokus pada wilayah dimana mereka memiliki kompetensi inti.
  35. Percaya bahwa uang tidak tumbuh dipohon : mereke berpikir uang dan kekayaan hanyalah konsekuensi dari gagasan dan tindakan anda.
  36. Tidak percaya ” abnormal Return ” : Tidak satupun instrumen investasi yg bebas resiko.
  37. Mampu membedakan lemak dan memangkas otot : Mereka hanya membuak lemaknya, yaitu sesuatu yang membuat bisnis menjadi tidak fleksibel, terlalu birokratis dan tidak responsif terhadap perubahan.
  38. Cerdas secara finansial dan numerik
  39. Lebih suka berbelanja secar tunai
  40. tidak pernah mau mengunakan kartu kredit apalagi minta kenaikan plafon kartu kredit
  41. Tidak bisa dirayu iklan konsumtif
  42. Menggunakan setiap aktivitas konsumsi sebagai sarana pembelajaran
  43. selalu berpegang pada azas uilitas dalam berkonsumsi
  44. Mencari daya ungkit : Orang-orang berbakat kaya selalu mencari daya ungkit untuk menaikan nilai aset
  45. Peka terhadap detail : Orang-orang berbakat kaya biasanya gampang memahami gambaran umum suatu persoalan.
  46. Menghargai waktu
  47. Mampu menghitung “opportunity cost ( biaya semu ) ” : muncul sebagai konekuensii logis ketika kita mengambil suatu pilihan dan mengorbankan pilihan lain, tetapi orang berbakat kaya mampu menghitung opprtunity cost sehingga mereka bisa menentukan secara tepat pilihannya yg disisuaikan dengan tujuan awal.
  48. Berani gagal
  49. Skeptis menghadapi semua proposal
  50. Disiplin terhadap anggaran
  51. Mampu membedakan Needs dan wants
  52. membiarkan pihak lawan menawar terlebih dahulu
  53. Bisa melihat potensi terpendam dari segsala sesuatu
  54. Menginvestasikan uang dan waktu secara aktif
  55. Tak suka menabung : Orang kaya tidak menabung dengan tujuan mengumpulkan ” sedikit2 demi sedikit lama2 menjadi bukit”. kalupun punya tabungan, mootifnya adalah penyimpanan saja, bukan untuk mendapatkan hasil. Mereka pasti menanamkan uangnya kedalam instrumen2 yang bisa memberi return secara cepat. Investasi tidak dikenai pajak, kecuali apabila investor menginginkan profit taking. namun, bunga tabungan selalu dipangkas pajak, tidak peduli apakah pemilik tabungan akan memakai uangnya atau tidak.
  56. memiliki kepekaan terhadap bunga majemuk
  57. mampu menghitung nilai nominal dari segala sesuatu
  58. Tidak pernah mencintai aset secara tidak rasional : orang2 kaya tidak pernah mencintai asetnya secara berlebihan, sehingga menaggappnya tidak bisa dinilai dengan uang.
  59. Tidak pernah mengeluhkan modal yang kecil
  60. Stabil secara emosional
  61. Bisa memahami kebutuhan dan keinginan orang lain
  62. Proporsional dalam mengambil resiko : orng kaya sellau mengukur resiko dan keuntungan, karena keduanya berbanding lurus.
  63. Punya nyali dan berani kehilangan uang
  64. bersikap obyektif dan rasional
  65. Memegang asas profesionalisme : Orang-orang kaya tidak mencampuraduk hubungan profesional dan pertemanan.
  66. memiliki kemampuan kordinasi
  67. Tidak takut utang
  68. mampu menjadi penilai aset yang handal
  69. memahami ritme dan timing
  70. Selalu tertarik pada cara kerja suatu alat atau sistem
  71. menghindari bekerja dengan penghasilan tetap
  72. menghindari utang budi
  73. jago menkomunikasikan gagasan bisnis
  74. Bekerja bukan berdasarkan hasil jangka pendek
  75. Mewaspadai kebiasaan buruk
  76. menyukai perubahan
  77. mempunyai sense terhadap keseimbangan uang dan barang
  78. mampu menemukan substansi :merka selalu merujuk pada poin pentingnya pada saat membeli sesuatu, sperti pada saan membeli bor misalnya, mereka membeli bor berorientasi pada tujuannya yakni untuk membuat lubang.
  79. berpikir dari berbagai sudut pandang
  80. respek terhadap orang2 sukses
  81. Lihai dalam permainan ego
  82. Berwatak simple dan praktis
  83. menganggap krisis sebagai peluang
  84. Mampu memahami kebutuhan orang lain merupakan salah satu kunci sukses bisnis
  85. Bisa berpikir seperti orang awam
  86. mempercayai kekuatan pikiran
  87. Memahami kegagalan dari sudut pandang lain dan merubahnya menjadi sesuatu pembelajaran yang dpt merubah mnjadi kemajuan usahanya
  88. Tidak mengenalkan belas kasihan
  89. mampu menghitung cepat
  90. Memiliki skala prioritas dalam pengeluaran
  91. Mampu mengenali pola : selalu berusaha memahami pola yang berlaku dan cara kerja segala sesuatu.
  92. Peka terhadap kualitas
  93. berorientasi pada ” value for money ” : setiap sen uang yang keluar harus memiliki alasan yang kuat.
  94. Mengerti kekuatan informasi
  95. bukan persentasenya, tapi nominalnya
  96. selalu mengikui perkembangan terbaru
  97. mencatat segala transaksi keuangan
  98. Mampu mengukur peluang dan probabilitas
  99. Membiarkan setiap transaksi berdiri sendiri.
sumber: William Tanuwidjadja

Thursday, 14 June 2012

Agar tak Kedodoran di Tengah Bulan

21:10
Memasuki akhir bulan adalah saat di mana mayoritas para pekerja mendapatkan bayaran atas pekerjaan mereka. Penghasilan masuk berupa gaji sudah seharusnya diatur sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi semua pengeluaran kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai, gaji yang anda terima di akhir bulan Januari, langsung habis di hari-hari pertama bulan Februari, yang pada akhirnya malah akan membuat anda kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama sebulan mendatang. 

Ketika kita harus dihadapkan oleh pengaturan arus kas, sekilas terlihat sederhana dan mudah. Hanya terdiri dari penghasilan masuk, yang umumnya berupa gaji, dan pengeluaran untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Namun, ketika kita harus dihadapkan pada implementasinya, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Terutama ketika dihadapkan pada kenyataan bahwa jumlah pengeluaran yang anda lakukan, malah lebih besar dari penghasilan yang anda terima.

Secara sederhana, arus kas terbagi atas beberapa kelompok spesifik pengeluaran. Sejumlah pos pengeluaran yang biasa anda lakukan, dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok pengeluaran, yaitu Kelompok Primer, Kelompok Kewajiban, Kelompok Sekunder, dan Kelompok Investasi atau Tabungan. Cobalah untuk memasukkan semua pos pengeluaran anda, ke dalam beberapa klasifikasi tersebut. 
Pengeluaran yang masuk ke klasifikasi primer adalah berbagai pengeluaran yang biasanya anda keluarkan untuk menunjang produktifitas dan kehidupan anda sehari-hari. Pengeluaran yang masuk ke dalam klasifikasi ini bersifat vital karena anda tidak bisa mengurangi besarannya secara fleksibel sewaktu-waktu. Misalnya, pengeluaran yang rutin anda lakukan untuk kebutuhan belanja makan bulanan keluarga. Anda tidak bisa serta-merta mengurangi misalnya hingga 50%, karena kebutuhan makan keluarga anda bergantung dari pos pengeluaran tersebut.

Klasifikasi kewajiban terdiri dari berbagai pengeluaran yang berhubungan dengan kewajiban anda terhadap pihak ketiga. Seperti halnya dengan klasifikasi primer, klasifikasi ini juga tidak bisa diubah secara fleksibel karena ini berhubungan dengan pihak lain. Contoh klasifikasi kewajiban yang sangat umum bagi masyarakat Indonesia, terutama di kota besar pada umumnya adalah pengeluaran wajib yang mereka untuk lakukan untuk membayar cicilan kredit bagi bank. Anda tentu tahu jika pengeluaran ini tidak anda bayarkan, maka anda akan berurusan dengan debt collector. Tentu anda tidak ingin hal seperti ini terjadi, bukan?

Untuk klasifikasi sekunder memasukkan berbagai pos pengeluaran yang sifatnya tidak termasuk ke dalam 2 klasifikasi sebelumnya. Pengeluaran yang masuk ke dalam klasifikasi ini biasanya bersifat pengeluaran pribadi dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas dan produktifitas keseharian anda. Anda dapat melakukan penyesuaian terhadap pengeluaran yang ada di klasifikasi ini sewaktu-waktu anda membutuhkannya. Misalnya anda sedang membutuhkan dana lebih untuk kebutuhan pengeluaran bulanan anda. Contoh dari pengeluaran sekunder ini adalah untuk kebutuhan hobi atau entertainment anda dan keluarga. Jika anda memang rutin dan hobi untuk menonton bioskop bersama keluarga, maka pengeluaran itu dapat dimasukkan ke dalam klasifikasi pengeluaran sekunder dan jika seandainya pengeluaran itu dikurangi, maka tidak akan mengganggu kondisi produktifitas dan aktivitas lainnya.

Klasifikasi terakhir adalah Pengeluaran Investasi atau Tabungan. Klasifikasi ini disiapkan khusus bagi anda yang memang akan mulai melakukan investasi demi masa depan. Berhubungan dengan kebutuhan investasi, sebaiknya anda menghubungi perencana keuangan anda sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Hal ini agar pengeluaran investasi anda dapat maksimal sesuai dengan kebutuhan anda. Contoh dari pengeluaran tersebut adalah ketika anda mulai mempersiapkan dana pendidikan anak atau persiapan dana pensiun. 

Dengan beberapa pembagian klasifikasi tersebut diharapkan kondisi keuangan anda ke depan dapat lebih teratur dan terencana. So, have fun with the money!

Budi Triadi Pratama, S.Mn, RIFA, RFC, Partners / Senior Advisor AFC Financial Check Up

Labels

Labels

Labels

Copyright © Blog'e Aji Bintara. All rights reserved. Template by CB Blogger